hafiz Cilik Tuna Netra ini Penghafal Al Quran 30 juz

555

“Alquran itu menenangkan, mencerdaskan dan memberikan aku ketenagang. Mendengarkannya saja pahala, apalagi membaca dan mau menghafalanya,” seru Kenia yang mengawali baca alquran sejak usia 6 tahun.

Dengan menghafal Al Quran, Kenia mengaku tak risau menerima segala ujian yang diberikan sang maha pencipta.

Meski, rumah orang tuanya disapu bersih gelombang dan getaran gempa yang dahsyat, tak membuat gadis cilik ini gundah lantaran tak lagi memiliki rumah lagi. Justru dia menyakini, dibalik semua pristiwa tersimpan rahasia ilahi yang sulit dipahami oleh manusia.

“Ada hikmah di balik setiap ujian, aku cuma bisa berdoa supaya keluarga aku, kampung aku engga diberikan cobaan yang besar lagi,” kata Kenia.

Untuk menjaga hafalan Al Qurannya, Kenia mengaku setiap hari rutin meminta orang disekitarnya, mendengarkan hafalan bacaan Al Quran.

“Sehari minimal 5 halaman, untuk menjaga hafalan aku,” ucap santri wati Pondok pesantren Tarbiyatul Falah, Bogor ini.

Kelak, Kenia ingin menjadi guru agama dan mengajari lebih banyak anak-anak mempelajari, memahami dan menghafal alquran.

“Cita cita mau menjadi guru agama, mengajari lebih banyak orang tentang Al Quran,” ucap dia.

Kedua hafidzah ini, mendapat program sedekah umrah yang diberikan Safar Arrayan Traveliondo, untuk mendukung pecinta alquran, dalam mencintai agama dan ayat sucinya.

Laman: 1 2 3

You might also like
close